Selayarnews– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas II Maritim Paotere Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tinggi gelombang laut di sejumlah perairan Sulawesi Selatan, Peringatan tersebut berlaku mulai 20 Desember 2025 pukul 08.00 WITA hingga 23 Desember 2025 pukul 08.00 WITA.
Dalam informasi resmi bernomor ME.01.02/PDGT/19/PTR/XII/2025, BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca maritim di wilayah tersebut dipengaruhi oleh pola angin yang cukup kuat.
“Pola angin di perairan Sulawesi Selatan umumnya bergerak dari arah utara hingga dengan kecepatan angin berkisar 10–30 knot. Kecepatan angin tertinggi di Perairan Bulukumba dan Perairan Selayar,” tulis BMKG dalam keterangan kondisi sinoptik.
BMKG menyebutkan, tinggi gelombang laut dengan kategori sedang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan.
“Tinggi gelombang 1,25–2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Selayar, Perairan Kepulauan Takabonerate, Perairan Jeneponto, dan Perairan Bulukumba,” demikian bunyi peringatan dini yang dikeluarkan.
Seiring dengan kondisi tersebut, BMKG mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan aktivitas pelayaran, khususnya bagi kapal-kapal berukuran kecil. Dalam surat peringatannya, BMKG menegaskan Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter,” serta “kapal tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.”
Peringatan ini ditandatangani oleh Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Klas II Maritim Paotere Makassar, Nurul Fitrah Hidayana A, tertanggal 19 Desember 2025. BMKG mengimbau seluruh pihak yang beraktivitas di wilayah perairan Sulawesi Selatan, khususnya nelayan dan operator pelayaran, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim demi keselamatan bersama. (Red)























