Selayarnews– Sebanyak 6.720 tabung Gas LPG muatan KLM Resky Aqila 03 yang sebelumnya tenggelam di perairan Bulukumba berhasil dievakuasi, dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat tetap aman. Peristiwa tersebut sebelumnya telah diberitakan oleh beberapa media lokal, terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Lappe’e Bulukumba menuju Pelabuhan Benteng, Kepulauan Selayar, pada (21/2/2026) pagi.
Kabag Ekonomi Setda Kepulauan Selayar, Mursalim, S.Sos., M.M, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dari total 6.720 tabung LPG yang diangkut kapal tersebut, sebanyak 4.480 tabung telah berhasil diangkut dan dalam perjalanan menuju Pelabuhan Pammatata. Sementara 2.240 tabung lainnya juga telah dievakuasi ke dermaga untuk jadwal pengangkutan selanjutnya.
“Seluruh muatan LPG sudah berhasil diamankan. Sebagian besar sudah bergerak ke Pammatata dan sisanya telah dievakuasi untuk pengiriman berikutnya,” ujar Mursalim.
Terkait pasokan tambahan, pihak agen juga menyampaikan perkembangan distribusi terbaru. Perwakilan Agen AtaKella menginformasikan bahwa sebanyak 3.920 tabung telah masuk sejak kemarin dan mulai hari ini dilakukan pemuatan untuk didistribusikan ke pangkalan-pangkalan. Sementara dari Agen Trans Energi menyampaikan bahwa stok terakhir telah disalurkan dan dijadwalkan tambahan pasokan sebanyak 3.360 tabung akan masuk pada Senin.
Mursalim menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan para agen dan Pertamina untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Ia menyebut, langkah prioritas distribusi ke Selayar dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan LPG seperti yang sempat terjadi pada komoditas BBM sebelumnya.
Pemkab Kepulauan Selayar juga dijadwalkan melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan dan distribusi BBM serta LPG setelah pasokan tiba, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan distribusi berjalan sesuai peruntukan.
(Red)























