Selayarnews-Sebuah Kapal Tug Boat asal Samarinda dilaporkan alami kebocoran pada bagian belakang kapal Tongkangnya. Akibatnya Kapal tersebut berlindung dan saat ini terdampar di Pantai Timur, Pulau Tambolongan Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kepala Desa Tambolongan, Makkawaru membenarkan informasi tersebut, ia menyebutkan bahwa kapal tersebut terdampar di Wilayah Pantai sudah hampir 10 hari.
“ Sudah hampir 10 Hari, sejak tanggal 12 Desember pak. Informasi dari warga, Kapal BENING ll dari Samarinda. Muat Tiang Pancang Dermaga, Star dari Gresik tujuan Sorong” kata Kades Makkawaru.
Ia menjelaskan bahwa memang tampak dari jauh Kapal tersebut terlihat miring ke belakang.
“ Memang kapal ada bocor di petak belakang tapi bagian atas. Sehingga kapal kelihatan miring ke belakang. Kapten Kapal sengaja mengandaskan kapal bagian belakang CG di wilayah laut Tambolongan yang tidak ada batu karangnya. Supaya air yang masuk di petak belakang bisa dikeluarkan. Itu Keterangan salah seorang nelayan Tambolongan yang sempat ke Kapal tersebut” jelas Makkawaru, kepada Selayarnews.
Ia juga menyayangkan bahwa meskipun sudah 10 hari berada di Wilayahnya namun pihak Kapal belum melapor ke Pemerintah setempat.
“ Tidak ada yang melapor, karena banyak yang bertanya kemarin saya minta staf saya kesana untuk dapatkan data, infonya ada 10 orang awak sudah termasuk Kaptennya” jelas Kades Makkawaru.
Sementara itu Kapten Kapal Bening II, Capt. Heradonis yang dihubungi via Telepon, siang ini Sabtu (21/12), menjelaskan bahwa apa yg disampaikan kepala Desa sudah benar. Ia mengatakan bahwa saat ini sementara menunggu kedatangan Kapal bantuan dari Gresik.
” kami sementara tunggu Kapal dari Gresik, saat ini dalam perjalanan Pak. Rencana akan kami pindahkan muatan. Untuk tongkang yang bocor akan kami upayakan perbaiki” kata Heradonis.
Ia menambahkan, bahwa Awak kapal yang berjumlah 12 orang saat ini dalam keadaan sehat, begitu pun perbekalan masih mencukupi.
” kami kan tujuan sorong, jadi lumayan bawa bekal. Nanti kalau kami butuh tambahan kami bisa ke Desa setempat. Kami juga akan koordinasi ke Pemerintah jika Kapal dari Gresik datang dan kami butuh bantuan” lanjutnya.
Selain dari Pemerintah Desa Tambolongan, Haradonis juga mengaku telah dikunjungi oleh Petugas dari Polair. Yang menanyakan tentang kelengkapan dokumen Kapal dan mengecek kondisi awak.
” Dari Staf Desa maupun dari Polair sudah sampaikan kalau mereka siap membantu jika kami membutuhkan sesuatu” tutup Capt Heradonis.
(Red)























