Selayarnews– Pemerintah Desa Barugaia sukses melaksanakan Musyawarah Desa Khusus untuk Pembentukan Koperasi Merah Putih, sebagai tindak lanjut atas instruksi nasional dari Presiden RI, Prabowo Subianto, yang mendorong penguatan ekonomi desa melalui pembentukan koperasi.
Dalam musyawarah yang digelar di Baruga Sayang, Desa Barugaia, telah terpilih lima orang pengurus inti Koperasi Merah Putih.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Selayar Zulfikri, S.ST, Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Camat Bontomanai, Kepala Desa Barugaia, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Ketua BPD beserta anggota, para kepala dusun, imam desa, Ketua TP PKK, penyuluh, pengurus Bumdes, serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan unsur pemuda.
Dalam laporannya, Kepala Desa Barugaia Muhammad Yusri, SE menjelaskan bahwa sebelumnya di desa tersebut telah berdiri dua koperasi, yakni Koperasi Unit Desa (KUD) Bukti dan Koperasi Sumber Rezki. Namun, seiring waktu, kedua koperasi tersebut tidak lagi aktif beroperasi.
“Di Desa Barugaia pernah berdiri Koperasi Unit Desa Bukti, yang sempat mengalami masa kejayaan pada era 1990-an,” ungkap Yusri.
Kepala Dinas PMD Zulfikri dalam sambutannya berharap agar para peserta musyawarah dapat memilih pengurus yang tidak hanya berkualitas dan berintegritas, tetapi juga memiliki kemampuan kerja sama tim yang baik.
“Diharapkan para peserta Musdes Khusus dapat memilih pengurus yang berkualitas, berintegritas, mampu bekerja secara tim, dan yang paling penting, menjaga kebersamaan dan kekompakan,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Zulfikri secara resmi membuka Musyawarah Desa Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Barugaia. Ia juga menyampaikan harapan agar koperasi ini dapat menjadi pilar penggerak ekonomi desa dan memberi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Barugaia.
Pembentukan Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam kebangkitan ekonomi desa, sejalan dengan arah kebijakan nasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi berbasis komunitas melalui wadah koperasi yang profesional dan inklusif.
(Red)























