Selayarnews-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus membuktikan perannya sebagai penggerak utama pembangunan di kawasan perdesaan. Namun perlu dipahami, TMMD bukanlah kegiatan yang hanya dilaksanakan oleh TNI semata. Program ini merupakan cermin nyata dari kolaborasi erat antara TNI, POLRI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Di Kecamatan Bontomatene, salah satu sasaran fisik TMMD adalah rehabilitasi masjid yang berfungsi sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial warga. Kegiatan ini berjalan secara terencana dan terpadu, melibatkan personel TNI, POLRI, jajaran pemerintah daerah, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
Pekerjaan yang dilakukan mencakup pengecatan ulang bangunan dan perbaikan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Seluruh proses dikerjakan dengan semangat gotong royong, menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang kuat dalam mewujudkan pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain berdampak pada peningkatan kualitas sarana fisik, kegiatan ini juga mempererat hubungan harmonis antara TNI, POLRI, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai wujud nyata sinergi pembangunan.
Kapten Inf Ramli selaku Dansatgas SSK TMMD 128 Kodim 1415/Selayar, mengatakan keberhasilan dari kegiatan ini berkat kebersamaan semua pihak yang terlibat.
“TMMD membuktikan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi antara TNI, POLRI, pemerintah daerah, dan dukungan penuh masyarakat adalah kekuatan utama di balik suksesnya setiap program,” kata Kapten Inf Ramli, pada Sabtu (25/04).
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga, agar setiap hasil pembangunan bisa dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat persatuan, memperkuat koordinasi antarinstansi melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta menjadi bukti bahwa sinergi adalah kunci utama dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Aj)






















