Selayarnews– Ketua KPU Kepulauan Selayar Andi Dewantara, memerintahkan seluruh Jajarannya untuk mengikuti Dzikir dan Doa bersama yang akan digelar Pemkab Kepulauan Selayar di Lapangan Pemuda Benteng pada Jumat 12 Januari 2024, Pkl 07.00 Wita.
Andi Dewantara mengaku sangat bersyukur mendengar rencana kegiatan tersebut, terlebih lagi Bupati H. Muh. Basli Ali mengatakan bahwa kegiatan tersebut salah satunya adalah untuk memohon keridhaan Allah SWT dalam mensukseskan Pemilu Serentak 2024.
“ Saya sangat bersyukur mendengar rencana kegiatan Dzikir dan Do’a ini. Setelah kami terima Undangan dari Bupati saya langsung tindak lanjuti dengan surat ke Jajaran hingga ke PPS untuk mengikuti kegiatan tersebut” kata Andi Dewantara.
Dalam hal tersebut ia menyebutkan, telah memerintahkan kepada Seluruh staf KPU Kepulauan Selayar, para Anggota PPK dan PPS, serta seluruh stafnya untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“ Sebagai bentuk keimanan kita, kita harus percaya bahwa hanya dengan Ridho Allah SWT, apa yang kita rencanakan, apa yang kita kerjakan dapat berjalan lancar dan tanpa hambatan, semoga langkah ini dapat menjadi momentum untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 ini, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar” tambah Andi Dewantara.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, melalui Surat Bupati Kepulauan Selayar, Nomor : 005/27/1/2024/Kesra, tertanggal 08 Januari 2024, mengundang seluruh Warga Selayar khususnya yang beragama Islam untuk mengikuti kegiatan Dzikir dan Doa bersama, di Lapangan Pemuda Benteng pada Jumat 12 Januari 2024, Pkl 07.00 Wita.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali pada Rabu (10/1) mengatakan Dzikir dan Doa ini, merupakan bentuk puji syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada daerah dan masyarakat Kepulauan Selayar.
Selain juga sebagai bentuk pengharapan agar bangsa indonesia dan seluruh wilayah serta masyarakat Kepulauan Selayar terhindar dari segala musibah dan bencana.
“Disamping itu pula Tahun 2024 ini merupakan tahun dimana akan digelar Pemilu diantaranya Pileg, Pilpres dan Pilkada serentak 2024, tentu sangat berpengaruh pada kehidupan sosial masyarakat” Ucapnya
Untuk itu dengan dzikir, diharapkan masyarakat dapat menghindari perpecahan dan adu domba berkaitan situasi politik.
” Kita memohon agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan persaudaraan antar sesama dan tidak terprovokasi dengan hoax dan ujaran kebencian yang dapat menciptakan suasana memanas dan menjadi tidak kondusif,” imbuhnya.
(Red)























