• Copyright
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Inside Selayarnews.com
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Januari 3, 2026
Selayarnews.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Pariwisata
    Pantai Punagaan Selayar Siap Terapkan Slow and Mindful Coastal Tourism, BUMDes Baloka Mandiri Dapat Pendampingan Unhas

    Pantai Punagaan Selayar Siap Terapkan Slow and Mindful Coastal Tourism, BUMDes Baloka Mandiri Dapat Pendampingan Unhas

    Soto Banjar Jl. Bonto Benteng Selayar, Bukti Bahwa Lezat Tak Harus Mewah

    Soto Banjar Jl. Bonto Benteng Selayar, Bukti Bahwa Lezat Tak Harus Mewah

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Peringatan Milad ke-114 Masjid Besar Babul Khaer, Diramaikan Jalan Sehat, Penghargaan dan Bansos

    Peringatan Milad ke-114 Masjid Besar Babul Khaer, Diramaikan Jalan Sehat, Penghargaan dan Bansos

    Muhammad Yusri Lepas 53 Tim Peserta Mancing Mania HUT RI ke-79 di Barugaia

    Muhammad Yusri Lepas 53 Tim Peserta Mancing Mania HUT RI ke-79 di Barugaia

  • Hukum
  • KPPN Benteng
    Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

    Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

    Sri Mulyani Resmi Diganti, ini Profil Menteri Keuangan Baru Purbaya Sadewa

    Sri Mulyani Resmi Diganti, ini Profil Menteri Keuangan Baru Purbaya Sadewa

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pulau-pulau Selayar 35 Ribu, Bukan 50 Ribu

    Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pulau-pulau Selayar 35 Ribu, Bukan 50 Ribu

  • Lainnya
  • Peristiwa
  • Beranda
  • Pariwisata
    Pantai Punagaan Selayar Siap Terapkan Slow and Mindful Coastal Tourism, BUMDes Baloka Mandiri Dapat Pendampingan Unhas

    Pantai Punagaan Selayar Siap Terapkan Slow and Mindful Coastal Tourism, BUMDes Baloka Mandiri Dapat Pendampingan Unhas

    Soto Banjar Jl. Bonto Benteng Selayar, Bukti Bahwa Lezat Tak Harus Mewah

    Soto Banjar Jl. Bonto Benteng Selayar, Bukti Bahwa Lezat Tak Harus Mewah

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Peringatan Milad ke-114 Masjid Besar Babul Khaer, Diramaikan Jalan Sehat, Penghargaan dan Bansos

    Peringatan Milad ke-114 Masjid Besar Babul Khaer, Diramaikan Jalan Sehat, Penghargaan dan Bansos

    Muhammad Yusri Lepas 53 Tim Peserta Mancing Mania HUT RI ke-79 di Barugaia

    Muhammad Yusri Lepas 53 Tim Peserta Mancing Mania HUT RI ke-79 di Barugaia

  • Hukum
  • KPPN Benteng
    Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

    Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

    Sri Mulyani Resmi Diganti, ini Profil Menteri Keuangan Baru Purbaya Sadewa

    Sri Mulyani Resmi Diganti, ini Profil Menteri Keuangan Baru Purbaya Sadewa

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Disparbud Selayar Catat Penurunan Kunjungan Mudik 37 Persen Tahun Ini

    Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pulau-pulau Selayar 35 Ribu, Bukan 50 Ribu

    Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pulau-pulau Selayar 35 Ribu, Bukan 50 Ribu

  • Lainnya
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Selayar News
No Result
View All Result
Home OPINI

Gurun

by admin
11/02/2017
0
ilustrasi

ilustrasi

: “Oh, Tuhan, di manakah Kau? Bolehkah aku jadi sahaya-Mu, menjahit kasut-Mu dan menyisir rambut-Mu? Bolehkah aku mencuci baju-Mu dan membasmi kutu-Mu dan membawakan-Mu susu?…”

Bagi Musa, doa yang terlampau bergelora itu awal kekafiran: menyamakan Tuhan dengan manusia yang butuh air susu adalah sikap yang kurang ajar.

READ ALSO

Implementasi Nilai Islam Pasca Pemilu Tahun 2024

Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

Maka Musa berteriak: “Sumbat mulutmu dengan kain!…Kalau kau tak hentikan tenggorokanmu memuntahkan kata-kata seperti itu, api akan datang dan membakar orang-orang…”

Mendengar itu si penggembala berhenti berdoa. “Ah, Musa. telah kau bakar sukmaku dengan penyesalan…”.

Ia pun merobek gamisnya dan seraya nafasnya melenguh dalam, ia menengok ke ujung gurun dan dengan seketika pergi.

Di saat itu, demikian dikisahkan Rumi, Tuhan menegur Musa: “Telah kau pisahkan hamba-Ku dari Aku. Engkau datang untuk merukunkan, atau untuk meretakkan? Jangan kau memisah-misahkan; hal yang Aku benci adalah perceraian. Telah kuberikan kepada tiap orang bentuk ekspresi yang tersendiri…Aku tak tergantung pada kemurnian maupun najis, tak tergantung pada kemalasan maupun kegairahan sembahyang”.

Mendengar teguran Tuhan, Musa bergegas lari ke tengah gurun mengejar sang penggembala. Ketika mereka bertemu lagi, sang Nabi memberitahu kabar gembira itu: “Sudah datang perkenan Tuhan: kau tak perlu mencari aturan atau cara untuk sembahyang. Ungkapkan saja apa yang dikehendaki hatimu”.

Tapi — dan ini yang tak disangka-sangka dari dongeng Rumi ini — sang penggembala menjewab: “Ah, Musa, aku telah melampaui itu: aku kini tenggelam, berendam, dalam air mata tangisku.”

Sang penggembala tak hendak kembali ke dalam acuan Musa. Nabi itu tetap bertumpu pada “perkenan”, perizinan, sabda. Dengan kata lain: rumusan hukum. Sang penggembala lebih menyukai keakraban yang total dengan Tuhan yang dicintainya. Masnawi Rumi tampaknya menunjukkan bahwa Musa — yang dalam Alkitab dikisahkan sebagai penerima 10 AturanTuhan — tak memahami sepenuhnya apa yang dikatakan Tuhan: “Mereka yang memperhatikan aturan berbicara dan berperilaku adalah satu hal; mereka yang terbakar oleh cinta [kepada Tuhan] adalah hal lain”.

Sang penggembala tak mau menyerah kepada jalan yang dianggap linear: hukum. Ia memilih tinggal di gurun. Di tengah bentangan pasir dan batu karang itu, batas-batas tak jelas. Juga tak penting. Garis lurus bisa ditarik tanpa ada Barat atau Timur. Ke arah mana menghadap Tuhan? “Di dalam Kaabah,” tulis Rumi, “perlukah kepastian kiblat”?

Saya pernah membaca sebuah pembahasan yang menganggap gurun dalam bagian Masnawi ini sebagai sebuah kiasan yang penting ketika berbicara tentang iman — yang sering disederhanakan dan disebut sabagai “agama.”

Beberapa ratus tahun setelah Rumi, Derrida menampilkan lagi imaji itu. Dalam La Religion, ketika membahas pengalaman religius manusia, ia menyebut “gurun di dalam gurun”: ketika manusia mengalami secara total “ketiadaan”, ketika aku, dalam pengalaman mistis itu, seakan-akan hilang tanpa jejak, lebur dalam haribaan Yang Lain.

“Gurun di dalam gurun” itu, sebagaimana umumnya agama-agama, mengandung janji, pengharapan yang “messianik”: nun nanti di ufuk sana, di bawah kaki langit, ada yang Lain ke mana kita tabah dan tawakal akan sampai. Tapi janji itu tak bisa digambarkan lebih dulu. Ia mengisyaratkan sesuatu yang tak terhingga.

Bersama itu, “gurun di dalam gurun” itu juga khôra: “tempat” yang bukan tempat, sesuatu yang sama sekali beda dari apapun juga. Dengan kata lain, dalam iman selalu terkandung hal-hal yang tak bisa diringkas tapi memanggil kita untuk terus menerus mencari. Bersama itu pula kita mengenal dan menghargai apa yang mustahil namun bernilai — misalnya janji Keadilan yang akan datang.

Dengan demikian iman mengandung keberanian — yang umumnya pudar ketika diringkus jadi sebuah sistem dan ditertibkan dengan hukum-hukum yang menjaga jalan lurus. Dalam The Prayers and Tears of Jacques Derrida: Religion Without Religion, John D. Caputo menggambarkan “agama” dalam pemikiran Derrida sebagai “sebuah iman tanpa dogma yang maju dengan risiko di dalam malam yang gelap pekat.”

Malam di gurun….

Jauh dari padang pasir, hidup di antara pantai kepulauan dan samudra, mungkin bagi kita lebih pas metafora lain untuk menggambarkan iman yang tanpa dogma: lautan. Iman yang tak dibatasi sistem adalah samudra yang merupakan kancah gerak yang tak penah berhenti. Arah hanya dikenal di bintang-bintang. Ombak seakan-akan itu-itu juga, tapi sesungguhnya senantiasa beda, berubah. Itu sebabnya lautan, yang menampung air dari pelbagai sungai, sebenarnya tak pernah bernama, sampai datang para penakluk dan pembuat peta.

Iman memang kemudian diberi label (“Islam”, “Kristen”, “Yahudi”, “Hindu”, dan sejenisnya). Ia diletakkan dalam sebuah peta. Tapi ibarat lautan, ia tetap mengandung risiko. “Unggahlah muatan dan berangkatlah berlayar,” tulis Rumi. “Tak seorang pun bisa tahu pasti akankah kapal tenggelam atau sampai ke pelabuhan.”

Dalam ketakpastian itulah keyakinan, atau iman, menyatakan diri. Itu berarti ia lebih kuat ketimbang konsep dan ajaran. “Berapa banyak lagi kalimat-kalimat, konsep dan kiasan? Aku inginkan api yang membakar, membakar, membakar” — Masnawi 2: 1760.

Oleh: Goenawan Mohamad

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp

Terkait

ShareTweetShare

Related Posts

Implementasi Nilai Islam Pasca Pemilu Tahun 2024
OPINI

Implementasi Nilai Islam Pasca Pemilu Tahun 2024

28/12/2025
Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun
Budaya

Menakar Klaim Amran Sulaiman, Hilirisasi Kelapa Bisa Hasilkan Devisa Hingga Rp 4.800 Triliun

21/11/2025
DEBT COLLECTOR YANG SAKIT
Kriminalitas

DEBT COLLECTOR YANG SAKIT

28/08/2025
Penyaluran Gaji Ketiga Belas Tahun 2025 pada KPPN Benteng: Wujud Komitmen Pemerintah Meningkatkan Kesejahteraan Aparatur Negara
OPINI

Penyaluran Gaji Ketiga Belas Tahun 2025 pada KPPN Benteng: Wujud Komitmen Pemerintah Meningkatkan Kesejahteraan Aparatur Negara

04/07/2025
Mendorong Belanja APBN yang Berkualitas, Merata dan Berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Selayar
OPINI

Mendorong Belanja APBN yang Berkualitas, Merata dan Berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Selayar

04/07/2025
Budaya Cari-Cari Muka (CCM) Dalam Birokrasi Yang Menggerogoti Kinerja Pemerintahan
OPINI

Budaya Cari-Cari Muka (CCM) Dalam Birokrasi Yang Menggerogoti Kinerja Pemerintahan

07/04/2025

BERITA POPULER

Suasana Penuh Haru, Warnai Kedatangan Keluarga Besar  Rapsel Ali dari Selayar

Suasana Penuh Haru, Warnai Kedatangan Keluarga Besar Rapsel Ali dari Selayar

09/04/2023
Polemik Paskibra Bertugas Dalam Keadaan Lapar, Unit Tipikor Polres Selayar Akan Lakukan Penyelidikan

Polemik Paskibra Bertugas Dalam Keadaan Lapar, Unit Tipikor Polres Selayar Akan Lakukan Penyelidikan

21/08/2023
Kisruh Paskibra, Bupati Basli Ali Nonjobkan Tiga Pejabat Penanggung Jawab

Kisruh Paskibra, Bupati Basli Ali Nonjobkan Tiga Pejabat Penanggung Jawab

24/08/2023
Teridentifikasi, Mayat yang Ditemukan di Barugaia Selayar dijemput Keluarga

Teridentifikasi, Mayat yang Ditemukan di Barugaia Selayar dijemput Keluarga

22/11/2022
Breaking News, Legislator Sulsel Ince Langke Meninggal Dunia

Breaking News, Legislator Sulsel Ince Langke Meninggal Dunia

08/09/2020

PILIHAN EDITOR

Pastikan Pasokan Listrik Tetap Optimal, Bupati Selayar Tinjau Pembangkit PLTD Selayar

Pastikan Pasokan Listrik Tetap Optimal, Bupati Selayar Tinjau Pembangkit PLTD Selayar

02/08/2025
Enam Remaja Diamankan Polres Selayar Usai Pesta Miras dan Isap Lem di Area Pekuburan

Enam Remaja Diamankan Polres Selayar Usai Pesta Miras dan Isap Lem di Area Pekuburan

13/05/2025

​PNS Dapat THR dan Gaji 13 Lagi Tahun Ini, tapi….

04/08/2017
Dukung Penuh AIA Maju di Pilgub, Gerindra Selayar Sebarkan Ratusan Baliho  Hingga ke Pulau-pulau

Dukung Penuh AIA Maju di Pilgub, Gerindra Selayar Sebarkan Ratusan Baliho  Hingga ke Pulau-pulau

26/06/2024

Recent Posts

  • Pasca Ops Lilin, Polres Selayar Tetap Siaga di Pelabuhan Antisipasi Arus Balik Liburan
  • Peringati HUT Intelkam ke-80, Polres Selayar Gelar Donor Darah
  • Refleksi Akhir Tahun Lewat Apel Pagi, Karutan Selayar Pacu Semangat Kerja 2026
  • Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026, Karutan Selayar Ajak Warga Binaan Perbaiki Diri

Kategori

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kriminalitas
  • Nasional
  • NEWS
  • Olahraga
  • OPINI
  • Pemerintah Desa
  • Pemkab Selayar
  • Pendidikan
  • Polisi Kita
  • Politik
  • Suara Parlemen
  • Techno
  • Wisata

Tentang Kami

Selayarnews.com

Media Selayarnews.com dibawah naungan PT.DIPA MEDIA NUSANTARA senantiasa memberikan berita berita teraktual, terpercaya dan berimbang sebagai salah satu referensi berita Tanadoang

Follow us

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Inside Selayarnews.com

Copyright @ 2016 Selayarnews, All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pariwisata
  • Hukum
  • KPPN Benteng
  • Lainnya
  • Peristiwa

Copyright @ 2016 Selayarnews, All right reserved