Selayar – Muhammad Rapsel Ali selaku anggota DPR-RI Komisi VI Fraksi NasDem melakukan kunjungan reses ke kampung halamannya Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kunjungannya tersebut dalam rangka reses masa sidang I dan II tahun anggaran 2021-2022.Sejak kedatangannya pada hari Minggu (24/10/2021), Bro Rapsel sapaan akrabnya diagendakan akan mengunjungi beberapa wilayah untuk menyerahkan bantuan. Selain itu, Bro Rapsel juga mengagendakan silaturahmi dengan rekan awak media yang digelar di salah satu Cafe di Kecamatan Benteng, Senin (25/10).
Dalam pertemuan silaturahmi tersebut Bro Rapsel yang didampingi rombongan Tenaga Ahlinya menemui hampir seluruh rekan awak jurnalis dari berbagai portal media untuk sharing dan dialog ringan serta menyerap aspirasi para jurnalis.
“Peran jurnalis saat ini juga merupakan profesi yang sangat penting. Menyediakan informasi untuk diketahui publik dan juga menjadi garda terdepan melawan hoax,” Ungkap Bro Rapsel.
Ada yang menarik perhatian dalam pertemuan silaturahmi tersebut. Pasalnya, Bro Rapsel yang merupakan pecinta Motor Gede (Moge) sekaligus sebagai Presiden Pertamina Mandalika SAG Team membagikan kisah awal mula terbentuknya tim balap MotoGP asal Indonesia tersebut kepada rekan jurnalis.
“Awalnya saya dan ada beberapa teman yang memang kami berkiprah di dunia geng motor (Moge) dan ada beberapa yang punya bengkel juga. Pada saat itu kita ketahui bahwa telah dibangun Sirkuit Mandalika di daerah Lombok dan kami yakin bahwa tahun kedepannya sudah bisa dilakukan balapan di sana (Sirkuit Mandalika). Itu yang memotivasi saya untuk membuat tim Moto2 di Grand Prix di MotoGP,” Ungkap Bro Rapsel.
Perjuangannya yang sampai hari ini bisa membawa Pertamina Mandalika SAG Team dikenal baik di tingkat nasional maupun internasional menurutnya bukanlah hal yang mudah, karena harus melalui berbagai proses yang menurutnya cukup menantang.
“Sangat sulit sebenarnya bisa menembus Dorna karena mereka punya persyaratan-persyaratan yang cukup ketat , tapi kami diberi peluang disitu, ada Tim Balap yang kami Kick Out di Last Minute di kelas Moto2 dan setelah itu kami selama 1 Bulan di Bully di Negara mereka. Tapi kapan lagi kita bisa unggul dari Negara mereka,” Ucapnya sumringah.
“Akhirnya kami resmi dengan nama Mandalika Racing Team Indonesia tetapi setelah kami mendapat sponsor, maka kami berubah nama menjadi Pertamina Mandalika SAG Team. SAG itu sebenarnya singkatan dari Stop And Go yang sudah berkiprah beberapa tahun,” Lanjutnya.
Pertamina Mandalika SAG Team saat ini memiliki 2 orang pembalap yang berpacu pada kelas Moto2 yakni Thomas Luthi dan Bo Bendsneyder. “Thomas Luthi dengan nomor 12 dan Bo Bendsneyder nomor 64. Alhamdulillah Dorna masih mempercayai kami sebagai tim resmi moto2 di tahun 2022,” Jelasnya.
Lebih jauh, Bro Rapsel membeberkan bahwa Thomas Luthi memutuskan pensiun dan satu slot rider Pertamina Mandalika SAG Team akan digantikan oleh rider Indonesian Racing, Gabriel Rodrigo.
“Beberapa waktu terakhir ini, kami memang sudah coba mendorong agar pembalap Indonesia bisa gabung Pertamina Mandalika di Moto2 2022. Seperti Dimas Ekky Pratama yang juga adalah anggota Mandalika Racing Academy, tapi Komisi Grand Prix yang salah satunya diisi Dorna punya syarat ketat buat seorang pembalap bisa ikut kelas Moto3, Moto2 sampai MotoGP. Kami berharap Dimas Ekky bisa menunjukkan performa terbaiknya dan tentu kami juga berharap para pembalap kita bisa terus naik hingga ke tingkat MotoGP,” Kuncinya.
Bolls























